Halal Bihalal Perempuan Bangsa Probolinggo, Mas Azam Tekankan Peran Strategis Perempuan

PROBOLINGGO – Halal Bihalal dan pertemuan Majelis Peshona atau Pecinta Sholawat Nusantara yang digelar DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Probolinggo berlangsung hangat dan penuh suasana kekeluargaan, Jumat (1/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Graha Kebangkitan, Desa Pajurangan, Kecamatan Gending, tersebut dihadiri jajaran pengurus dan kader PAC Perempuan Bangsa se-Kabupaten Probolinggo.

Turut hadir Sekretaris DPW PKB Jawa Timur sekaligus anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Multazamudz Dzikri atau Mas Azam. Hadir pula Muchlis, Pengurus DPC PKB Kabupaten Probolinggo yang juga Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Probolinggo, Pembina DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Probolinggo Ning Hani, serta Ketua DPC Perempuan Bangsa Kabupaten Probolinggo Ning Hj. Siti Arifah.

Dalam sambutannya, Ning Hj. Siti Arifah menyampaikan apresiasi atas dukungan DPC PKB Kabupaten Probolinggo terhadap kegiatan Perempuan Bangsa. Menurutnya, sinergi antara struktur partai dan badan otonom menjadi modal penting dalam memperkuat gerakan perempuan di tingkat daerah.

“Terima kasih atas support penuh dari DPC PKB. Sinergitas ini menjadi energi besar bagi Perempuan Bangsa untuk terus bergerak dan berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Muchlis menyampaikan apresiasi terhadap kekompakan kader Perempuan Bangsa. Ia berharap organisasi tersebut terus menjaga konsistensi gerakan dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Perempuan Bangsa ini luar biasa solid. Kami berharap tetap jaya dan terus memberi manfaat bagi masyarakat,” kata Muchlis.

Dalam kesempatan yang sama, Mas Azam menilai Perempuan Bangsa memiliki peran penting dalam memperkuat basis sosial dan politik PKB, terutama di tengah tantangan masyarakat yang semakin kompleks.

Menurutnya, terlibat dalam kerja-kerja politik bukan perkara mudah. Dibutuhkan ketekunan, kesabaran, dan komitmen jangka panjang agar organisasi dapat terus bergerak serta memberi manfaat.

“Perempuan Bangsa telah menunjukkan eksistensi yang luar biasa. Tidak hanya di tingkat cabang, tetapi juga hingga provinsi dan nasional. Ini capaian yang patut dibanggakan,” ujar Mas Azam.

Ia juga menekankan, keaktifan Perempuan Bangsa menjadi bukti bahwa perempuan memiliki ruang dan kapasitas besar dalam kerja politik, sosial, dan kemasyarakatan.

“Ini menunjukkan bahwa perempuan tidak boleh dipandang sebelah mata. Perempuan Bangsa mampu menjadi bagian penting dalam gerakan politik yang dekat dengan masyarakat,” tegasnya.

Mas Azam juga menyinggung tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat akibat dinamika global. Menurutnya, kader politik, termasuk Perempuan Bangsa, perlu memiliki kepekaan sosial terhadap persoalan yang dirasakan warga di tingkat bawah.

“Kita tidak bisa menutup mata. Dampak situasi global bisa dirasakan masyarakat, mulai dari harga kebutuhan pokok hingga persoalan energi. Karena itu, kader harus hadir dan peka terhadap keadaan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Perempuan Bangsa dapat mengambil peran sebagai penghubung antara aspirasi masyarakat dan kebijakan politik. Kehadiran kader perempuan di tengah warga dinilai penting karena banyak persoalan sosial dan ekonomi keluarga justru paling cepat dirasakan oleh perempuan.

“Perempuan Bangsa harus terus hadir, bergerak, dan memberi solusi nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif antara pengurus DPC, PAC, dan jajaran DPW. Salah satu pertanyaan disampaikan Ketua PAC Perempuan Bangsa Kecamatan Wonomerto, Susilowati, yang menyoroti peran kader perempuan dalam menghadapi tantangan ekonomi masyarakat di akar rumput.

Forum tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus konsolidasi organisasi. Selain mempererat hubungan antar-kader pasca-Idulfitri, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi Perempuan Bangsa Kabupaten Probolinggo untuk memperkuat peran sosial, politik, dan keumatan di tengah masyarakat.

Pewarta : Media Center DPC PKB Kabupaten Probolinggo



Previous Post Next Post

Tag Terpopuler

نموذج الاتصال