PROBOLINGGO - Komitmen mendekatkan pelayanan politik kepada masyarakat terus dilakukan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Probolinggo. Melalui program Hari Fraksi yang digelar setiap Jumat, Fraksi PKB kembali membuka ruang aspirasi bagi masyarakat, baik secara langsung maupun melalui platform digital.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Jumat (5/6/2026), menjadi wadah dialog antara masyarakat dan anggota DPRD untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan masing-masing.
Tidak hanya membuka layanan tatap muka, Fraksi PKB juga memanfaatkan siaran langsung melalui akun TikTok resmi PKB Probolinggo. Inovasi tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan pelayanan aspirasi agar masyarakat yang berada di berbagai kecamatan tetap dapat menyampaikan keluhan dan usulan pembangunan secara mudah.
Forum aspirasi tersebut dihadiri Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Probolinggo, Muchlis, serta Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Probolinggo, Mochammad Al-Fatih atau yang akrab disapa Gus Fatih.
Dalam sesi dialog yang berlangsung interaktif, sejumlah persoalan publik menjadi perhatian. Salah satunya disampaikan kreator konten TikTok SI JHONNN yang menyoroti kondisi infrastruktur jalan di beberapa wilayah Kabupaten Probolinggo.
Menurutnya, masih ditemukan sejumlah ruas jalan yang baru selesai dibangun namun dalam waktu relatif singkat sudah mengalami kerusakan.
“Masih ada jalan yang baru dibangun tetapi sudah berlubang. Hal seperti ini harus menjadi perhatian bersama agar kualitas pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya dalam dialog tersebut.
Menanggapi berbagai masukan yang masuk, Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Probolinggo, Muchlis, menegaskan bahwa Hari Fraksi merupakan bentuk keterbukaan politik yang sengaja dihadirkan untuk mempermudah masyarakat berkomunikasi dengan wakil rakyat.
Menurutnya, masyarakat tidak harus menunggu masa reses untuk menyampaikan keluhan maupun aspirasi pembangunan.
“Hari Fraksi kami hadirkan sebagai ruang komunikasi yang terbuka. Masyarakat bisa datang langsung ke Kantor DPC PKB Kabupaten Probolinggo maupun menyampaikan melalui media sosial. Semua aspirasi yang masuk akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan kami di DPRD,” kata Muchlis.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Probolinggo, Gus Fatih, menegaskan bahwa berbagai laporan masyarakat terkait infrastruktur akan menjadi bahan evaluasi dan pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan pembangunan daerah.
Ia menilai pengawasan terhadap kualitas proyek menjadi bagian penting untuk memastikan setiap anggaran yang berasal dari masyarakat dapat memberikan manfaat secara maksimal.
“Keluhan tentang jalan rusak, drainase maupun fasilitas publik lainnya akan kami tindak lanjuti. Komisi III memiliki fungsi pengawasan dan kami ingin memastikan pembangunan yang menggunakan anggaran daerah benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Selama siaran berlangsung, berbagai komentar dan aspirasi terus berdatangan dari masyarakat. Selain persoalan infrastruktur jalan, warga juga menyampaikan keluhan mengenai pelayanan publik, pengelolaan lingkungan, kebutuhan pembangunan desa, hingga fasilitas umum di sejumlah kecamatan.
Melalui program Hari Fraksi, Fraksi PKB berharap komunikasi antara masyarakat dan DPRD dapat berlangsung lebih intensif, terbuka, dan berkelanjutan. Aspirasi yang disampaikan warga diharapkan dapat menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan maupun pengawasan terhadap program pembangunan daerah.
Fraksi PKB menilai partisipasi aktif masyarakat merupakan elemen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang responsif, transparan, dan berpihak pada kebutuhan rakyat. Karena itu, ruang-ruang dialog seperti Hari Fraksi akan terus diperkuat sebagai sarana menjembatani suara masyarakat dengan proses pengambilan kebijakan di DPRD Kabupaten Probolinggo.
