Ra Fahmi Targetkan PKB Kabupaten Probolinggo Raih Kursi Terbanyak DPRD pada Pemilu 2029
PROBOLINGGO – Ketua DPC PKB Kabupaten Probolinggo, Fahmi AHZ, menegaskan komitmennya untuk mengantarkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi partai pemenang dengan perolehan kursi terbanyak di DPRD Kabupaten Probolinggo pada Pemilihan Umum 2029. Target tersebut menjadi arah utama kepengurusan DPC PKB Kabupaten Probolinggo periode 2026–2031 yang baru menerima mandat dari Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB.
Komitmen tersebut disampaikan Fahmi AHZ saat membuka Kick Off Pelaksanaan Amanat DPC PKB Kabupaten Probolinggo yang digelar pada Selasa, 7 Juli 2026. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan bahwa DPC PKB Kabupaten Probolinggo secara resmi telah menerima Surat Keputusan (SK) kepengurusan periode 2026–2031 yang diserahkan langsung oleh Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, di Surabaya pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Di hadapan jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) PKB se-Kabupaten Probolinggo, Fahmi turut memperkenalkan susunan pimpinan harian DPC, yakni Mahrus Sholeh sebagai Sekretaris dan Dewi Azizah sebagai Bendahara.
Dalam sambutannya, Fahmi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus DPC PKB periode 2021–2026 atas dedikasi dan pengabdiannya dalam membesarkan partai. Menurutnya, capaian PKB pada Pemilu 2024 yang berhasil meningkatkan perolehan kursi DPRD Kabupaten Probolinggo dari tujuh menjadi sembilan merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen partai.
“Keberhasilan itu adalah hasil kerja kolektif seluruh kader. Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus dan kader yang telah berjuang bersama membesarkan PKB,” ujarnya.
Fahmi menegaskan bahwa keberhasilan tersebut menjadi fondasi penting untuk melangkah lebih jauh pada Pemilu 2029. Meski demikian, ia mengakui masih terdapat berbagai kekurangan selama periode kepengurusan sebelumnya. Karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh kader maupun masyarakat serta berkomitmen menjadikan berbagai evaluasi sebagai bekal memperkuat organisasi pada periode mendatang.
Memasuki masa kepengurusan baru, Fahmi mengajak seluruh kader menjaga soliditas organisasi dan memperkuat budaya kerja kolektif dalam menghadapi dinamika politik yang semakin kompetitif. Menurutnya, meningkatnya pragmatisme politik harus dijawab dengan penguatan konsolidasi internal serta semangat kebersamaan di semua tingkatan kepengurusan.
“Kita mungkin tidak memiliki modal besar, tetapi kita memiliki semangat kebersamaan. Jika seluruh kader bergerak bersama dan berjalan seirama, saya yakin tantangan seberat apa pun dapat kita hadapi,” tegasnya.
Fahmi yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Probolinggo menyadari bahwa proses penyusunan kepengurusan baru belum tentu mampu mengakomodasi seluruh harapan kader. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh keluarga besar PKB untuk mengedepankan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Kami sadar bukan orang yang paling sempurna. Masih banyak kekurangan. Karena itu saya berharap seluruh kader saling melengkapi agar PKB semakin kuat,” katanya.
Menurut Fahmi, amanat kepengurusan yang baru bukan sekadar pergantian struktur organisasi, melainkan menjadi awal penguatan mesin partai dalam menghadapi agenda-agenda politik ke depan. Ia optimistis, dengan semangat persatuan, konsolidasi yang berkelanjutan, serta kerja nyata di tengah masyarakat, PKB Kabupaten Probolinggo mampu mewujudkan target menjadi partai dengan perolehan kursi terbanyak di DPRD Kabupaten Probolinggo pada Pemilu 2029.
Momentum diterbitkannya SK kepengurusan pada Juli 2026 juga dinilai memiliki makna simbolis karena bertepatan dengan bulan kelahiran Partai Kebangkitan Bangsa. Sebagai bagian dari semangat konsolidasi tersebut, Fahmi menginstruksikan seluruh jajaran PAC PKB se-Kabupaten Probolinggo untuk memasang atribut dan bendera partai sebagai bentuk kesiapan menyongsong perjalanan organisasi dan agenda politik berikutnya.
Ra Fahmi Targetkan PKB Kabupaten Probolinggo Raih Kursi Terbanyak DPRD pada Pemilu 2029
byDPC PKB KAB. PROBOLINGGO
-
0
